Langsung ke konten utama

Yogyakarta: Mataram Kingdom


At the center of Yogyakarta lies a city within the city: the Kraton. Built in the middle of the 18th century, this walled-city serves as the home of the sultans of what remains of the Mataram kingdom to this day. The palace is open to guided tours for properly dressed guests. Inside you'll find many shady courtyards connected by beautifully decorated covered walks.

Of particular interest are the ornate reception halls as well as the large open air pendopos for listing to gamelan performances. You'll also find a small air-conditioned room where the desk at which the ninth sultan planned the overthrow of the Dutch is enshrined. Also interesting is the gallery displaying the royal family tree and photographs of many members. We thought the painting of the eighth sultan on his circumcision day to be particularly curious.
There's also an extensive display of the ninth sultan's mememtos, including his favorite cooking utensils. Another gallery displays the gifts from various state visits.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Alpukat Merapi, alpukat mentega asli Merapi

Alpukat Merapi, alpukat mentega asli dari lereng gunung Merapi

7 varietas alpukat di Indonesia

Berbagai tipe alpukat telah menyebar ke berbagai wilayah di Indonesia. Penyebaran itu termasuk keturunannya, baik keturunan dari hasil persarian sendiri maupun persarian silang alamiah antar tiga kelompok.  Sampai tahun 2003 telah dilepas 7 varietas alpukat, sebagai berikut : 1. Alpukat Ijo Bundar Alpukat ini berasal dari kebun Koleksi Tlekung, Batu, Malang. Varietas ini berbuah terus menerus, tergantung lokasi dan kesuburan tanah. Selain itu gugur buah sedikit.  Berat buah mencapai 300-400 g/buah, diameternya 7,5 cm dengan panjang buah 9 cm. Permukaan kulit buah licin, berbintik kuning dengan tebal 1 mm. Bentuk buah lonjong atau oblong, berujung bulat dan pangkal buah tumpul. Buah muda kulitnya hijau muda yang berangsur tua saat matang. Daging buah tebal, berwarna kuning hijau, citarasa enak, gurih, dan kering. Bentuk biji jorong dengan ukuran 4 cm  x 5,5 cm. Dilepas pada tahun 1987 oleh Mentan dengan SK No. 15/Kpts/TP.240/I/1987. 2. Alpukat Ijo Panjang Variet...

Klaten, Sang penghasil "Emas Hijau" alpukat Merapi

Alpukat makin digemari dikalangan masyarakat Indonesia. Buah yang memiliki kandungan nutrisi tinggi ini banyak digemari kalangan ibu-ibu yang memiliki bayi. Tak cuma untuk bayi, para penjual jus buah yang sedang marak juga menyajikan menu jus alpukat sebgai menu unggulan. Manfaat lain dari alpukat adalah untuk menurunkan berat badan bagi ibu-ibu dan remaja putri yang sedang melakukan program diet. Dan masih banyak manfaat lainnya. Indonesia merupakan salah satu penghasil terbesar buah alpukat di dunia. Diurutan pertama Meksiko selaku penghasil alpukat terbesar di dunia. Pada 2016 jumlahnya mencapai 1.889.350 ton. Di posisi kedua ada Republik Dominika dengan 601.350 ton, lalu Peru dengan 455.390 ton dan Kolombia dengan 309.940 ton. Amerika Latin dan Tengah memang menjadi pemasok utama alpukat karena buah itu memang asli dari sana. Sedang Indonesia berada di posisi keempat dengan 304.940 ton. Tanaman alpukat disepanjang jalan di Klaten Saat ini makin banyak petani di Indones...